Senin, 24 Juni 2013
NOSTALGIA CINTA PERTAMA
Kamis, hari ke 13 di bulan Juni tahun 2013
Ini hanyalah sebuah tulisan sederhana. Tulisan yang mewakili keseluruhan rekonstruksi kerinduanku.
Waktu itu! Di bawah terik matahari pukul 10, di atas aspal yang mulai hangat. Dari kejauhan, aku melihat kau tersenyum ke arahku. Tentu saja aku membalasnya, meskipun sebenarnya wajahmu masih terlihat samar dimataku. Bagiku, dunia ini akan terlihat lebih jelas dan indah ketika aku menggunakan kacamata minus. Tapi senyummu.. entah mengapa aku sangat familiar dengan senyum itu. Senyuman yang 7 tahun lalu pernah memberi warna pada hari-hariku. Masa lalu memang selalu terdengar basi, tapi semuanya akan terdengar indah ketika kita menyimpannya secara rapih.
Kau semakin mendekat ke arahku, aku pun demikian. Mata kita bertemu, dan nafasku secara spontan tertahan beberapa saat. Mungkin ini terdengar klise dan terkesan dibuat-buat. Tapi ini benar-beenar terjadi padaku.
Kita saling berpapasan, dan tidak ada satu kata pun yang terucap dari mulut kita masing-masing, selain senyum. Ya, selain senyuman!
Mungkin kau menganggapku hanyalah cinta monyet. Tentu saja! Sebab, dulu waktu kita menjalin kasih memang masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar. Walaupun begitu, teoriku tentang cinta tak bisa kau pandang sebelah mata! Bagiku, cinta dan monyet adalah dua hal yang berbeda. Jadi, tak ada alasan yang logis bagi siapa pun yang mengatakan cinta monyet.
Tiba-tiba aku teringat!
7 tahun lalu, seusai pelajaran olahraga..
Barangkali kau masih mengingat kejadian itu, semua atau sebagiannya saja!
Aku melihatmu di sudut kantin bersama teman-temanmu. Siang itu, aku melihat ada sesuatu yang berbeda denganmu. Tiba-tiba kau membuang kalung pemberianku. Lalu, kau injak-injak dengan mementingkan ego yang sama sekali tidak aku pahami.
KIta pun putus!
Ahh sudahlah.. Masa lalu biarlah menjadi milik masa lalu, meskipun sebenarnya peristiwa itu masih sangat kental dalam ingatanku.
Barangkali kau masih mengingat kejadian itu, semua atau sebagiannya saja!
Cinta pertama memang terlalu sulit untuk dilupakan. Cinta pertama memang menyerupai sebuah luka! Semua luka pasti akan sembuh, tapi akan membekas selamanya. Satu yang perlu diingat, semua luka akan terasa sakit!
Semoga kamu baca!
Langganan:
Postingan (Atom)
