Tuhan, aku ingin sedikit bercerita kepadaMu, mudah-mudahan Kau mau mendengarkan!
Akhir-akhir ini aku selalu bangun telat disertai dengan badan yang kaku dan sangat sangat lemas, akibatnya aku tidak bisa berkonsentrasi menangkap pelajaran dengan baik di sekolah. Kau tahu penyebabnya? Aku rasa Kau tahu, karena Kau memang "maha" mengetahui. Tuhan, aku tidak mau terus-menerus seperti ini, mungkin Kau punya solusi? Akhir-akhir ini penyakit insomnia telah menjajahku, aku tak bisa tidur, setiap malam aku selalu gundah dan gelisah, entah apa yang aku fikirkan. Haaaahhh ini aneh, bahkan sangat sangat aneh :(
Ini semua tidak wajar, karena sesungguhnya aku belum pernah merasakan hal semacam ini sebelumnya, aaaah aku jadi bingung! Akibatnya setiap pagi aku harus saling berkejaran dengan waktu, maka tidak lagi mengherankan jika setiap hari aku selalu telat masuk sekolah. Yaaaahh, memang menurut kebanyakan orang waktu adalah uang, tapi aku selalu membuang waktu dengan sangat percuma, berarti sama halnya dengan aku membuang uang, damn!!
Ini cukup membuatku mengerutkan dahi!
Sebenarnya aku malu kepada teman-temanku yang setiap hari harus menunggu keterlambatanku. Setiap hari aku memang selalu berangkat ke sekolah bersama teman-temanku, setiap hari kita selalu berkumpul di sebuah pos polisi yang tidak berpenghuni.
"Aaaahh, nih anak tiap hari ngaret mulu!" mungkin kalimat itu yang ada di benak teman-temanku ketika menungguku.
Wajar saja, aku bisa memakluminya! Tuhan apakah Kau dapat mengobati penyakitku? Aku mohon kepadaMu, sembuhkan penyakitku!!
Sebenarnya aku sudah berusaha menghilangkan penyakit insomniaku, tapi apa boleh buat, aku benar-benar tidak bisa! Mungkin ini semacam sinyal atau pertanda bahwa tidak lama lagi aku akan jatuh sakit. Hidup terlalu sempurna jika hanya diisi dengan kesehatan jasmani maupun rohani, ada kalanya kita harus jatuh sakit. Itu akan membuat hidup kita lebih bermakna dan tentunya hidup kita akan lebih berwarna.
Ya, ternyata dugaanku benar, setelah genap seminggu aku mengalami gejala insomnia akhirnya aku jatuh sakit. Tuhan, mengapa Engkau membiarkanku jatuh sakit?? Entahlah, mungkin Kau punya maksud lain. Mungkin ini semacam teguran agar aku harus lebih mendekatkan diri padaMu dan mudah-mudahan aku dapat menerimanya dengan penuh lapang dada. Lagi pula beberapa hari belakangan ini aku sering lalai melaksanakan kewajibanku menemuiMu. Mungkin karena rutinitasku yang semakin padat, tapi sebenarnya itu bukan kalimat yang tepat untuk dijadikan sebuah alasan, karena sesungguhnya tidak ada alasan skecil apapun untuk tidak mengerjakan shalat.
Yaa, semoga ini dapat menjadi pengalaman berharga untukku!!
SEMOGA! :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar