Minggu, 18 Maret 2012

FLASHBACK


Aku bosan dengan kehidupanku sekarang, aku bosan dengan keadaan zaman yang semakin karut-marut ini. Kalau boleh meminta, aku ingin kembali pada masa kecilku, aku ingin memperbaiki sikapku dan menebus kesalahan yang pernah kulakukan di masa lalu.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke tahun 1999, hari ketika ibu menyuapiku seporsi nasi kuning di pagi hari, aku rindu akan kelembutan tangannya. Ibu sangat sabar menyuapiku, meskipun aku mengunyahnya dengan amat-sangat lama.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke tahun 2000, hari ketika aku memukul dada temanku hingga dia menangis pilu, aku ingin sekali men-delete kebobrokanku itu. Aku ingin mengajaknya main ke rumahku, aku ingin memberinya makan, aku ingin mengajaknya bermain sepak bola bersama.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke tahun 2003, hari ketika aku pergi ke sebuah pusat perbelanjaan bersama ayahku untuk membeli baju lebaran. Aku masih mengingatnya dengan sangat jelas, ayah menemaniku memilih baju dengan sangat antusias, kita berdua mondar-mandir kesana-kemari hanya sekedar mencari barang yang sesuai dengan seleraku. Aku rindu peristiwa itu.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke tahun 2005, hari ketika aku duduk berdua dengan gadis kecil berambut ikal. Dia adalah cinta pertamaku, di belakang ruang kelas 3, di samping selokan, di balik pagar besi, kami duduk bersampingan. Saat itu aku masih sangat canggung untuk sekedar duduk berdua dengannya, maklum saja ketika itu aku masih duduk di bangku kelas 5 SD.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke tahun 2007, hari ketika pertama kali aku masuk SMP, hari ketika aku memasuki sekolah baru, bertemu dengan teman-teman yang belum pernah aku kenal sebelumnya. Ketika itu aku melihat gadis manis dengan senyum yang sangat menawan. Ada sesuatu yang membuatku tertarik padanya. Sesuatu yang membuat lututku bergetar ketika berpapasan dengannya, atau mungkin sesuatu yang dapat membuat dadaku berdegup kencang ketika memikirkannya. Sayang, aku tidak dapat memilikinya. :(

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke awal tahun 2009, hari ketika kelasku kalah dari kelas sebelah pada lomba futsal menggunakan sarung dalam rangka memperingati HUT RI, seharusnya aku harus menceploskan lebih banyak bola ke gawang lawan. Aku merasa sangat malu pada teman-teman wanitaku. Aku telah mengecewakan teman-temanku dan wali kelasku.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke pertengahan tahun 2009, hari ketika aku selalu telat masuk sekolah, hari ketika aku dihukum membersihkan kamar mandi, ruangan guru, rumput di pojokan lapangan upacara, hari ketika aku harus berlari mengelilingi lapangan basket, hari ketika aku harus berdiri di depan kelas dan baru diperbolehkan masuk kelas setelah jam pelajaran pertama selesai. Wajar saja, waktu itu aku duduk di kelas 3 SMP, lagi bandel-bandelnya. Aku rindu masa-masa itu, walaupun terdengar sedikit menyedihkan, tapi aku bahagia menjalaninya.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke akhir tahun 2009, hari ketika sahabatku di keroyok oleh adik-adik kelasku, pada waktu itu aku sedang jatuh sakit. Aku menyesal sekali karena tidak dapat menolong sahabatku yang sedang kepayahan menerima pukulan dari belasan orang pengecut.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku ingin kembali ke tahun 2010, hari ketika aku lulus SMP, aku merayakannya bersama teman-teman terdekatku. Kita mengadakan ritual mencukur rambut dan mengadakan pesta sederhana, pesta nge-rujak buah. Kita saling melontarkan tawa. Aku tidak akan melupakan pengalaman itu, pengalaman yang sungguh sangat mengharukan.

Aku ingin kembali ke masa-masa itu. Masa-masa yang penuh kenangan dan kepolosan. Aku rindu kepada teman-teman lamaku yang sangat setia kepadaku. Aku rindu kehangatan rangkulannya. Aku rindu pada suasana sekeliling yang masih asri dan perawan.

Andai aku punya mesin lorong waktu!
Aku dapat pergi kemanapun dengan sesuka hatiku. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar